Llorente mampu jadi pelapis sekaligus kompetitor untuk Kane

Llorente mampu jadi pelapis sekaligus kompetitor untuk Kane

Llorente bergabung dengan Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim panas lalu. Striker asal Spanyol itu direkrut dari Swansea City.

Mauricio Pochettino menekankan pentingnya striker pelapis untuk Harry Kane. Menurutnya, Fernando Llorente mampu jadi pelapis sekaligus kompetitor untuk Kane. dan bisa banyak berkontribusi buat spurs

Tapi sejauh ini, Llorente belum mencetak gol dari sembilan kali penampilannya di semua kompetisi. Performanya bertolak belakang dengan Kane yang sudah bikin delapan gol di Premier League.

Pochettino mengakui bawha mencari striker untuk jadi kompetitor Kane memang sulit. Tapi, dengan pengalamannya, Llorente disebut Pochettino sangat cocok dengan keinginannya.

“Penting untuk menganalisis satu hal: ketika Anda melihat performa Harry Kane dalam beberapa tahun terakhir, tidak mudah untuk menemukan pemain yang bisa bersaing dengannya,” Pochettino mengatakan seperti dilansir Marca.

“Dalam bursa ini, sulit untuk menemukan pemain yang ingin datang dan melakukannya karena setiap orang tahu dia (Kane) adalah salah satu striker terbaik di dunia.”

“Untuk klub seperti kami, tidak mudah untuk menemukan pemain yang tepat di dengan situasi seperti ini. Itulah mengapa Llorente sempurna. Dia sangat cocok dengan proyek kami,” katanya.

Musim lalu Llorente cukup produktif dengan mencetak 15 gol untuk Swansea di Premier League.

Llorente mampu jadi pelapis sekaligus kompetitor untuk Kane

Diego Perotti memenangkan Roma dengan skor tipis 1-0

Diego Perotti memenangkan Roma dengan skor tipis 1-0

Menjamu Crotone di Olimpico, Kamis (26/10/2017) malam WIB, Roma tampil dominan dan mengontrol sejak menit pertama. Giallorossi sudah menciptakan peluang bagus di menit-menit awal.

AS Roma mendapatkan tiga poin yang dibutuhkan saat menjamu Crotone di lanjutan Serie A. Gol penalti Diego Perotti memenangkan Roma dengan skor tipis 1-0.

Tekanan dini yang dilancarkan Roma membuahkan penalti, yang dituntaskan Perotti dengan sempurna saat waktu menunjukkan menit ke-10. Keunggulan itu membuat tuan rumah semakin nyaman.

Roma beberapa kali menciptakan peluang bagus, hanya saja penyelesaiannya kurang baik. Mereka juga punya dua tembakan yang digagalkan tiang/mistar gawang.

Kemenangan tipis ini menjaga Roma di posisi lima dengan nilai 21 dari sembilan pertandingan, berjarak empat poin dari Lazio di posisi empat yang sudah bermain 10 kali. Sementara Crotone ada di urutan 17 dengan enam angka.

Jalannya Pertandingan

Roma langsung mendapatkan peluang bagus di menit ke-8, saat Aleksandar Kolarov mendapatkan sodoran dari Diego Perotti di sisi kiri kotak penalti. Kolarov melepaskan sepakan di kesempatan pertama, tapi cuma melebar.

Semenit berselang, Kolarov memenangkan penalti untuk Roma setelah dijatuhkan Rolando Mandragora. Crotone sempat memprotes keputusan ini karena menilai kontak yang terjadi minimal, tapi wasit bergeming. Diego Perotti maju sebagai eksekutor dan sukses menaklukkan Alex Cordaz.

Kolarov kembali menjadi ancaman untuk Crotone di menit ke-17. Dari tendangan bebas di sisi kiri, Kolarov melepaskan tendangan langsung meski sudutnya terbilang sempit. Bola meluncur dan menghantam tiang gawang untuk kembali ke lapangan permainan.

Crotone merespons di menit ke-20 dalam sebuah serangan cepat. Umpan silang Mario Sampirisi ditanduk Andrea Naini yang tak terkawal cukup baik, tapi bola cuma melambung.

Dzeko membuang kans bagus di menit ke-36. Mendapatkan bola di dalam kotak penalti, dia gagal menyepak bola dengan sempurna meski sudah sangat dekat dengan gawang.

Crotone kembali menunjukkan serangan cepat yang menjanjikan di menit ke-37. Marcus Rohden menusuk dari kanan dan bergerak ke tengah, sebelum akhirnya melepas tendangan. Tapi upayanya terlalu lemah sehingga mudah diamankan Alisson Becker.

Dzeko punya peluang lagi di menit ke-40. Tapi tendangannya memanfaatkan umpan Kolarov masih bisa diamankan kiper. Lima menit berselang, dia lagi-lagi membuang kesempatan. Sundulannya di depan gawang menyambut umpan Perotti melenceng tipis saja di kanan gawang.

Kolarov nyaris membuat Crotone bikin gol bunuh diri. Umpan tariknya mengenai kaki bek Crotone dan bola mengarah ke gawang, tapi Cordaz sigap menangkap bola. Babak pertama berakhir tanpa gol lain.

Di menit ke-53, Dzeko membuat mistar gawang Crotone bergetar. Sepakan kerasnya dari sisi kiri di dalam kotak penalti masih gagal menambah gol untuk Roma.

Tiga menit kemudian, peluang lain didapatkan Dzeko. Kali ini umpan silang mendatar Kolarov disambarnya, tapi mudah diamankan oleh Cordaz.

Gantian Gregoire Defrel yang menebar ancaman ke pertahanan Crotone. Menerima umpan Maxime Gonalons, sepakannya masih melebar ke sisi kiri gawang.

Roma dengan nyaman mengontrol permainan di sisa waktu. Di menit terakhir masa injury time, Dzeko sempat mendapatkan peluang usai menerima umpan terobosan dari Nainggolan. Tapi tendangannya terlalu mudah untuk Cordaz. Sampai laga tuntas, skor tak berubah.

Susunan pemain:

Roma: Alisson; Karsdorp, Fazio, Moreno, Kolarov; Nainggolan, Gonalons, Gerson (Pellegrini 75′); Under (Defrel 64′), Dzeko, Perotti

Crotone: Cordaz; Sampirisi, Ceccherini, Simic, Pavlovic; Rohden (Faraoni 60′), Mandragora, Barberis (Romero85′), Crociata; Nalini, Budimir

Diego Perotti memenangkan Roma dengan skor tipis 1-0

Modric ikut senang melihat perkembangan Tottenham

Modric ikut senang melihat perkembangan Tottenham

Modric pernah memperkuat Spurs pada 2008-2012. Selama bersama Spurs, pencapaian terbaik gelandang internasional Kroasia itu adalah finis keempat di Premier League.

Gelandang Real Madrid Luka Modric ikut senang melihat perkembangan Tottenham Hotspur. Dia pun mendukung bekas klubnya itu untuk menjuarai Premier League.

Dalam dua musim terakhir, Spurs muncul sebagai salah satu kandidat juara Premier League. Setelah finis ketiga pada 2015/2016, The Lilywhites kemudian jadi runner-up di Premier League musim lalu.

Musim ini, Spurs masih menunjukkan diri sebagai salah satu penantang gelar juara Premier League. Tim arahan Mauricio Pochettino itu saat ini menempati peringkat tiga klasemen dengan 20 poin, hanya terpaut lima angka dari Manchester City yang ada di puncak.

Modric pun ikut senang melihat peningkatan Spurs belakangan ini. Dia menilai Spurs ada di jalur yang tepat untuk memenangi trofi Premier League.

“Saya pikir demkian,” Modric mengatakan kepada talkSPORT saat ditanya apakah Spurs bisa jadi juara Premier League bersama Pochettino.

“Jika mereka terus di jalan ini, kenapa tidak? Premier League adalah liga yang kuat dengan banyak tim hebat — banyak pertandingan luar biasa — dan ini tidak mudah. Tapi mereka ada dalam persaingan dan saya doakan yang terbaik. Saya ingin melihat mereka juara,” Modric melanjutkan.

“Dia (Pochettino) melakukan pekerjaan yang luar biasa di Tottenham. Tottenham, sejak saya pergi, semakin meningkat sebagai klub di semua aspek–di atas lapangan, di luar lapangan mereka punya tempat latihan baru, stadion baru juga akan segera jadi. Mereka berinvestasi besar.”

“Dua tahun beruntun mereka nyaris juara Premier League, yang di masa lalu bukan sesuatu yang biasa terjadi. Saya senang melihat Tottenham berkembang dan bertarung untuk gelar Premier League,” Modric mengatakan seperti dilansir ESPN FC.

Modric ikut senang melihat perkembangan Tottenham

Ryan Giggs tertarik melatih Leicester City dan Everton

Ryan Giggs tertarik melatih Leicester City dan Everton

Posisi manajer The Foxes dan The Toffees sedang lowong. Everton baru saja memecat Ronald Koeman. Sementara itu, Leicester sudah memberhentikan Craig Shakespeare beberapa waktu lalu.

Ryan Giggs mengungkapkan ketertarikan menangani dua klub Premier League. Leicester City dan Everton merupakan kedua klub itu.

Giggs sendiri sudah menganggur sejak musim lalu. Dia tak masuk ke jajaran staf pelatih MU sejak Jose Mourinho menjadi peracik strategi.

“Saya pikir Anda memperhatikan dua tim ini, Leicester menjadi jura dua musim lalu. Everton menjadi klub hebat dengan sejarah yang fantastis. Bagi saya, ini merupakan klub-klub yang menarik untuk saya tangani,” kata Giggs di Sky Sports.

“Namun, ada banyak pelatih di luar sana yang tertarik pada posisi itu. Saya sudah pernah bilang saya akan terbuka dengan klub yang mau berbagi dengan ambisi pribadi saya. Saya ingin memperbaiki klub, memperbaiki pemain, untuk menikmati bekerja untuk mereka dan untuk para pemain agar bisa menikmati tantangan.”

“Ada beberapa pemain di Premier League yang akan menjadi pekerjaan bagus, tapi juga di Championship dan League One. Lebih karena filosofi dibandingkan reputasi tinggi klub,” dia menambahkan.

Giggs pernah menjadi manajer interim MU pada akhir musim 2013/2014. Saat itu, Setan Merah baru memecat David Moyes. Dalam empat pertandingan yang dijalani, Giggs menyumbangkan dua kemenangan dan masing-masing sekali hasil imbang serta kekalahan.

Ryan Giggs tertarik melatih Leicester City dan Everton

Atletico Madrid memetik kemenangan dengan skor akhir 1-0

Atletico Madrid memetik kemenangan dengan skor akhir 1-0

Saat bermain di Estadio de Balaidos, Minggu (22/10/2017) malam WIB, Atletico kalah dalam penguasaan bola. Sport Radar mencatat mereka cuma 34 kali melakukan ball possession.

Atletico Madrid memetik hasil positif saat melawat ke markas Celta Vigo. Los Colchoneros memetik kemenangan dengan skor akhir 1-0.

Atletico yang mengandalkan serangan balik, cuma empat kali melakukan goal attempts. Ada dua yang menemui bidang, dan dua yang melenceng.

Tendangan on target pertama Atletico dicatatkan oleh Antoine Griezmann pada menit ke-23. Bolanya bisa diantisipasi oleh kiper Celta Vigo, Sergio Alvarez.

Lima menit berselang, Kevin Gameiro mencatatkan namanya di papan skor. Dia memanfaatkan sebuah tendangan sudut, untuk membobol gawang Celta Vigo dari jarak dekat.

Dua kesempatan Celta Vigo lewat Hugo Malo dan Daniel Wass masih mentah, hingga Atletico unggul satu gol saat turun minum.

Di babak kedua, Atletico tak mencatatkan sepakan on target. Sementara itu, Celta Vigo, yang mengejar gol enam kali mengancam gawang Atletico yang dikawal Jan Oblak.

Ada tiga tendangan yang tepat sasaran, tapi mentah di tangan Oblak. Dia dicatat oleh Soccernet mampu mencatatkan sebanyak sembilan penyelamatan di sepanjang pertandingan.

Hingga pertandingan selesai tak ada gol tambahan, tim asuhan Diego Simeone menang dengan skor tipis 1-0.

Dengan tambahan tiga poin ini, Atletico ada di posisi keempat klasemen dengan koleksi 19 poin. Sementara itu, Celta Vigo ada di posisi ke-10 dengan raihan 11 angka.

Susunan Pemain

Celta Vigo: Sergio, Mallo, Cabral (Mor 72), Gomez, Jonny, Radoja, Wass (Guidetti 72), Lobotka, Hernandez, Aspas, Gomez, Sisto

Atleico: Oblak, Juanfran, Godin, Savic, Hernandez, Gabi (Gimenez 66), Thomas, Saul, Correa (Luis 88), Griezmann, Gameiro (Gaitan 61)

Atletico Madrid memetik kemenangan dengan skor akhir 1-0

Bayern Munich mengalahkan Hamburg dengan skor 1-0

Bayern Munich mengalahkan Hamburg dengan skor 1-0

Bermain di Volksparkstadion, Minggu (22/10/2017) dinihari WIB, Hamburg langsung memberi ancaman ke gawang Bayern. Andre Hahn melepaskan tembakan dari jarak dekat pada menit ketiga, namun bola masih bisa ditepis Sven Ulreich.

Bayern Munich berhasil mengalahkan Hamburg dengan skor 1-0. Gol kemenangan Bayern tersebut datang saat lawan bermain dengan 10 pemain.

Selepas itu, Bayern mampu mengendalikan permainan. Hamburg yang bermain dengan lima bek dan dua gelandang bertahan, lebih banyak menunggu untuk mencari serangan balik.

Peluang di dapat Bayern di menit ke-13. Arjen Robben, yang bergerak dari sisi kanan melakukan tusukan ke depan kotak penalti Hamburg untuk melepaskan tembakan, namun bola hasil tendangannya masih bisa diblok bek lawan.

Di menit ke-39 Hamburg harus bermain dengan 10 pemain. Wasit Marco Fritz memberi kartu merah langsung kepada Gideon Jung setelah melakukan tekel ke Kingsley Coman dari belakang dalam upaya serangan balik.

Kalah jumlah pemain, Hamburg masih terihat tangguh dalam bertahan. Mereka pun bisa memaksakan skor imbang 0-0 hingga turun minum.

Di babak kedua Bayern makin meningkatkan intensitas serangan. Arturo Vidal, yang mendapat ruang tembak, melepaskan tendangan dari luar kotak penalti di menit ke-48. Namun bola hasil sepakannya masih bisa dimentahkan bek lawan.

Bayern baru bisa merobek gawang Hamburg di menit ke-52. Gol tercipta akibat kesalahan pemain belakang Hamburg dalam mengantisipasi umpan silang David Alaba. Bola liar jatuh ke kaki Corentin Tolisso, yang langsung disepaknya ke gawang Christian Mathenia.

Hamburg nyaris menyamakan skor selang semenit kemudian. Andre Hahn, yang menerima bola dari Douglas Santos melepaskan tembakan jarak jauh. Sial bagi Hahn, bola masih membentur mistar gawang.

Bayern gantian melakukan serangan. Namun, upaya mereka kerap kandas lantaran banyaknya pemain Hamburg di area pertahanan.

Die Roten pun beberapa kali melakukan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti untuk mencari gol tambahan. Namun, usaha itu tak kunjung berhasil setelah arah bola kerap dimentahkan bek lawan.

Hingga laga usai, Bayern tak bisa memperbesar keunggulan. Skor 1-0 pun menutup laga ini untuk kemenangan tim tamu.

Tambahan tiga poin bikin Bayern naik ke posisi kedua dengan poin 20 dari sembilan laga, sama seperti Borussia Dortmund. Bayern cuma kalah selisih gol dengan 15 berbanding 18.

Sementara itu, Hamburg ada di posisi ke-15 atau satu tingkat di atas zona degradasi dengan poin tujuh dari sembilan laga.

Susunan pemain:

Hamburg: Mathenia; Douglas, Van Drongelen (Ito 76′), Mavraj, Papadopoulos, Diekmeier; Jung, Sakai; Hahn (Kostic 76′), Wood, Hunt (Holtby 62′)

Bayern: Ulreich; Rafinha, Suele, Hummels, Alaba; Tolisso, Vidal; Robben, James (Mueller 46′) (Alcantara 55′), Coman (Kimmich 90′); Lewandowski

Bayern Munich mengalahkan Hamburg dengan skor 1-0

Kevin De Bruyne tak terobsesi dengan penghargaan pribadi

Kevin De Bruyne tak terobsesi dengan penghargaan pribadi

De Bruyne tampil apik bersama City musim ini. Gelandang internasional Belgia itu sudah menyumbang lima assist dan satu gol di Premier League.

Kevin De Bruyne mengaku tak terobsesi dengan penghargaan pribadi. Baginya penghargaan itu tidak berarti jika Manchester City tidak memenangi trofi.

De Bruyne pun mulai disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk memenangi penghargaan Pemain Terbaik. Sebelumnya, dia pernah memenangi penghargaan Pemain Terbaik di Jerman saat masih memperkuat Wolfsburg pada 2015.

Tapi De Bruyne mengaku lebih tertarik memenangi gelar juara bersama City. Trofi untuk tim menurutnya lebih penting daripada penghargaan pribadi.

“Menyenangkan mendapatkannya, tapi saya lebih memilih mendapatkannya setelah kami jadi juara,” De Bruyne mengatakan kepada ESPN FC.

“Ketika saya meraihnya di Jerman, itu adalah kehormatan besar tapi saya tidak senang karena sebelum kami menang Piala DFB, kami finis kedua di Jerman saat itu.”

“Setelah itu jika Anda memenanginya, itu adalah pengakuan yang luar biasa, itu berarti penghargaannya akan ada selamanya dan bahwa Anda bekerja dengan baik.”

Lewat performa apiknya sejauh ini, De Bruyne kian meningkatkan reputasinya sebagai salah satu kreator gol terbaik di musim ini. Musim lalu, dia menjadi penyumbang assist terbanyak di Premier League dengan 18 assist.

“Saya cuma berkembang dari apa yang sudah saya lakukan tahun-tahun sebelumnya. Saya bermain konstan di level yang bagus tapi saya pikir tim sekarang bermain di level yang sangat tinggi,” De Bruyne melanjutkan.

“Bagi saya, ini tidak mudah, tapi lebih mudah untuk menuju ke mana mereka pergi. Bagi saya lebih mudah menemukan orang ketika mereka bermain dengan cara bermainnya. Saat ini terlihat sangat positif,” katanya.

Kevin De Bruyne tak terobsesi dengan penghargaan pribadi

Bacca tak menyesali kariernya bersama Rossoneri

Bacca tak menyesali kariernya bersama Rossoneri

Bacca bergabung dengan Milan pada Juli 2015 setelah membawa Sevilla menjuarai Liga Europa. Saat itu Bacca yang dibeli dengan banderol 30 juta euro mampu membuktikan harga mahalnya lewat performa apik di lini depan.

Carlos Bacca mengaku bermain di tim AC Milan terburuk sepanjang sejarah. Meski demikian, Bacca tak menyesali kariernya bersama Rossoneri.

Total ada 34 gol dibuat Bacca dari 76 penampilan di seluruh kompetisi. Performa terbaik Bacca tentu ada di musim pertamanya saat mencetak 20 gol.

Sayangnya, Bacca menurun di musim keduanya dan “cuma” bikin 14 gol. Satu trofi Supercoppa Italia dipersembahkan untuk Milan.

Meski termasuk salah satu pemain pujaan publik San Siro, Bacca merasa berseragam merah-hitam di saat yang kurang tepat. Saat-saat di mana Milan sedang krisis keuangan sehingga sulit membentuk tim yang tangguh untuk bersaing di papan atas.

“Karier saya beberapa tahun terakhir di Milan memuaskan dari sisi pribadi. Saya mencapai target,” ujar Bacca kepada W Radio seperti dikutip Soccerway.

“Seharusnya bisa lebih baik tapi Anda butuh bantuan dari para petinggi,” sambungnya.

Saya berada tim Milan terburuk sepanjang sejarah. Setelah 30 tahun, presiden Silvio Berlusconi ingin menjual klub. Kami punya ide yang berbeda dengan para pelatih dan juga pemilik baru, tapi saya meninggalkan Milan dengan bangga karena saya berkontribusi meloloskan mereka ke Eropa.”

“Saya senang Milan kembali ke Eropa. Itulah tujuan saya ketika meninggalkan Sevilla,” tutup Bacca.

Bacca jadi salah satu pemain yang kena efek cuci gudang Milan musim panas lalu. Saat ini pemain 30 tahun itu memperkuat Villarreal.

Bacca tak menyesali kariernya bersama Rossoneri

Bayern Munich kembali ke jalur kemenangan di fase grup Liga Champions

Bayern Munich kembali ke jalur kemenangan di fase grup Liga Champions

Bayern menghadapi Celtic usai dikalahkan Paris St. Germain 0-3 di matchday kedua. Tampil di Allianz Arena, Kamis (19/10/2017) dinihari WIB, Die Roten tampil dominan nyaris di sepanjang laga.

Bayern Munich kembali ke jalur kemenangan di fase grup Liga Champions. Menjamu Celtic, Bayern tampil meyankinkan untuk memenangi laga dengan skor akhir 3-0.

Thomas Mueller membuka keunggulan Bayern di menit 17, yang kemudian digandakan Joshua Kimmich untuk menandai babak pertama dengan skor 2-0 atas Celtic. Setelah turun minum, Mats Hummels melengkapi kemenangan Bayern dengan mencetak gol ketiga.

Berkat kemenangan ini, Die Roten duduk di peringkat kedua klasemen sementara grup tertinggal tiga poin dari PSG, yang berada di puncak. Celtic berada di posisi ketiga dengan raihan tiga poin di atas Anderlecht yang belum meraih angka.

Jalannya Pertandingan

Bayern lebih banyak menguasai bola dan langsung menekan pertahanan Celtic. Hasilnya di menit keenam, Bayern membobol gawang Celtic lewat Thiago Alcantara. Namun, gol dianulir karena bola dari Joshua Kimmich dianggap keluar lebih garis lapangan lebih dahulu sebelum dilepaskan.

Semenit kemudian, Bayern mengklaim penalti setelah Mikael Lustic menarik kaus Robert Lewandowski kala hendak menembak. Tapi tidak digubris wasit.

Usaha Bayern akhirnya membuahkan hasil di menit 17. Umpan silang Joshua Kimmich ditanduk Lewandowski, bola bisa ditepis Craig Gordon tapi Mueller mencecarnya untuk disarangkan di atas jala gawang Celtic. Bayern memimpin 1-0.

Hanya dua belas menit yang dibutuhkan Bayern untuk menciptakan gol keduanya. Kingsley Coman mengirim umpan silang dari sisi kiri lapangan, bola meluncur di jalur Kimmich. Tanpa kawalan, Kimmich menuntaskan dengan sundulan yang bersarang di sudut atas gawang Celtic. Bayern unggul 2-0.

Tekanan Bayern terus dilancarkan. Di menit 30, Lewandowski melepaskan sepakan kencang ke arah gawang Celtic, tapi Gordon membuat penyelamatan bagus untuk meredam.

Bayern tidak butuh waktu lama untuk menambah golnya selepas turun minum. Di menit 51, sepak pojok Arjen Robben disambut Mats Hummels dengan sundulan yang tak mampu ditahan Gordon guna mengubah skor menjadi 3-0.

Celtic akhirnya menciptakan peluang berbahaya. Kieran Tierney menyisir sisi kanan pertahanan Bayern, sebelum melepaskan operan yang bisa dicegat Sven Ulreich sebelum bola bisa menemui kawannya di depan gawang.

Di menit 70, Celtic nyaris mencetak gol balasan. Tierney melepaskan tembakan dari jarak jauh yang meluncur ke sudut atas gawang Bayern. Ulreich sempat menyentuh bola dengan ujung jarinya sehingga bola mengenai tiang gawang Bayern.

Tiga menit kemudian, Bayern nyaris melahirkan gol keempatnya. Pemain pengganti Arturo Vidal mengirim operan matang di sisi kanan, tapi penyelesaian Robben bisa diselamatkan Gordon.

Ulreich melakukan dua penyelamatan penting tidak lama kemudian. Dia menghalau bola sepakan Sinclair dengan kakinya, sebelum menghentikan tembakan Rogic dari pinggir kotak yang memanfaatkan bola rebound.

Memasuki lima menit terakhir, wasit menganulir gol Celtic hasil tembakan kencang Sinclair. Pasalnya Sinclair dianggap telah dalam posisi offside lebih dulu.

Di masa injury time, Gordon membuat penyelamatan apik untuk meredam tandukan Mueller dari jarak dekat.

Susunan Pemain

BAYERN MUNICH: Ulreich, Boateng, Hummels, Alaba, Rudy, Thiago Alcantara (Vidal 69′), Kimmich (Rafinha 82′), Mueller, Robben, Lewandowski, Coman (James Rodriguez 78′)

CELTIC: Gordon, Lustig, Gamboa, Boyata, Tierney, Brown, Sinclair, Armstrong, Ntcham, Roberts (Forest 78′), Griffiths

Bayern Munich kembali ke jalur kemenangan di fase grup Liga Champions

The Reds menang dengan skor meyakinkan 7-0

The Reds menang dengan skor meyakinkan 7-0

Dalam pertandingan di stadion Ljudski, Rabu (18/10/2017) dinihari WIB, Liverpool tampil amat dominan. Penguasaan bola mereka mencapai 69 persen.

Liverpool memetik kemenangan telak saat melawat ke markas Maribor di matchday 3 Liga Champions. The Reds menang dengan skor meyakinkan 7-0.

Tujuh gol Liverpool itu dicetak oleh, Roberto Firmino dan Mohamed Salah, yang masing-masing mencetak dua gol. Lalu ada juga Philippe Coutinho, Alex Oxlade-Chamberlain, dan Alexander-Arnold.

Dengan kemenangan ini, Liverpool kini mengumpulkan lima poin hasil dari tiga kali berlaga di Liga Champions. Sementara itu, Maribor ada di posisi paling bawah klasemen Grup E.

Jalannya Pertandingan

Liverpool sudah unggul empat gol di babak pertama laga melawan Maribor. Firmino membukukan gol pertama, Coutinho membukukan gol kedua, dan Salah mencetak sisanya.

Coutinho gagal memanfaatkan peluang lewat tendangan bebas di menit ke-54. Tendangannya masih bisa ditepis oleh kiper Maribor, Jasmin Handanovic.

Semenit kemudian, Liverpool mendapat peluang lewat bola mati lagi. Coutinho mengirim umpan sempurna untuk Firmino, yang diselesaikan dengan tandukan.

Alex Oxlade-Chamberlain bisa melakukan percobaan pada menit ke-76. Usahanya kali ini masih bisa diantisipasi oleh Handanovic

Usaha Chamberlain 10 menit kemudian baru membuahkan hasil. Usahanya meneruskan umpan Daniel Sturridge berbuah gol keenam Liverpool.

Pada masa injury time, Liverpool menambah gol lagi. kali ini giliran Alexander-Arnold yang membukukan namanya di papan skor. Dia meneruskan umpan Coutinho untuk mencetak gol ketujuh Liverpool. Tak lama kemudian laga selesai, Liverpool menang tujuh gol tanpa balas.

Susunan Pemain:

Maribor: Handanovic; Milec, Rajcevic, Suler, Viler; Kabha, Vrhovec; Kramaric (Hotic 58), Ahmedi (Pihler 58), Bohar (Mesanovic 81); Tavares

Liverpool: Karius; Alexander-Arnold, Matip, Lovren, Moreno; Can, Wijnaldum (Solanke 76), Milner; Salah (Oxlade-Chamberlain 57), Firmino (Sturridge 68), Coutinho

The Reds menang dengan skor meyakinkan 7-0